Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kota Mojokerto Sekertariat Jl. Gajahmada No. 100 Kota Mojokerto

Kamis, 17 Mei 2018

PERAN KIM TERHADAP PENGARUH TEKNOLOGI INFORMASI

Drs. Suhartono, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mojokerto mengatakan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) memiliki peran penting dalam penyebaran informasi kepada warga masyarakat Kota Mojokerto. Sebab menurutnya  ketika membuka  acara  sosialisasi pembinaan dan pengembangan Kelompok Sumber Daya KIM yang digelar oleh Diskominfo Kota Mojokerto melalui bidang Pelayanan Informasi dan Komunikasi (PIK) hari Rabu (9/5/2018) bertempat di Aula Dishub menyajikan materi tentang pengaruh teknologi informasi terhadap pola perilaku anak. KIM harus menyalurkan informasi kepada khalayak karena KIM harus memberi informasi yang positif juga menyampaikan hal-hal yang berkenaan dengan penggunaan teknlogi informasi yang baik dan benar.Ujar Suhartono. Namun dibalik itu semua, yang patut diwaspadai dan dicegah kata Suhartono adalah penyalahgunaan teknologi itu sendiri yang berujuang malapetaka, seperti penggunaan media social yang tidak tepat. Penafsiran yang salah bisa merusak moral anak-anak.Untuk itu KIM sebagai perpanjangan tangan pemerintah menghimbau untuk benar serius dalam menyalurkan dan menyerap informasi yang positif. Agus Triyatno, Kepala Bidang Pelayanan Informasi dan Komunikasi, selaku ketua penyelenggara kegiatan menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi pembinaan dan pengembangan kelompok sumber daya KIM diikuti oleh 60 orang dari ASN Kelurahan dan KIM Se Kota Mojokerto dengan tujuan agar para anggota KIM dapat meneruskan ke masyarakat tentang dampak kecanggihan tehnologi terhadap perilaku moralitas anak.

BAGIAN PEREKONOMIAN ADAKAN SOSIALISASI PROGRAM KEBIJAKSANAAN TERKAIT BUMD

Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kota Mojokerto hari Rabu sd. Jum’at (2 sd.4/ 5/2018) mengadakan acara Sosialisasi ( penyampaian informasi) Program Kebijaksanaan terkait BUMD. Tujuannya untuk mempromosikan beberapa produk terkait dengan kebijaksanaan BUMD misalnya  dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Maja Tirta, PT BPRS Kota Mojokerto dan Dinas Kesehatan Kota Mojokerto. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi penopang kinerja dari BUMD utamanya Perusahaan Daerah Air Minum ( menambah pelanggan) dan PT. BPRS fasilitas kemudahan perkreditan modal. Kata  Drs. Akhmat Uton, Msi. Aisten Adminstrasi Kesejahteraan Kota Mojokerto mewakili Walikota Mojokerto, ketika membuka acara sosialisasi bahwa Perusahaan Daerah Milik Pemerintah Kota Mojokerto memerlukan dukungan demi kesuksesan dan kelancaran jalannya perusahaan tersebut. Akhmad Uton mengatakan bahwa di Kota Mojokerto ada sekitar 2700 warga yang hingga saat ini belumbisa menikmati layanan air bersih dari PDAM. Insyaaloh PDAM akan memfasilitasi mereka mendapat bantuan pemasangan instalasi air bersih secara gratis. Mengingat air minum yang sehat merupakan kebutuhan pokok sehari-hari maka Uton berharap layanan fasilitas instalasi pemasangan penyaluran air bersih yang sudah disediakan oleh PDAM, peserta segera memberi informasi kepada masyarakat dan segera mendaftarkan sebagai pelanggan PDAM.

Selasa, 15 Mei 2018

Wali Kota Mojokerto Buka Pembinaan Bagi Aparatur Kecamatan dan Kelurahan

Untuk meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat, Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Mojokerto menggelar Pembinaan Peningkatan Keterampilan dan Profesionalisme untuk aparatur kecamatan dan kelurahan di Ayola Sunrise Hotel Kamis (26/4/18). Acara yang dibuka Wali kota Mojokerto Masud  Yunus ini diikuti 63 orang yang terdiri dari tiga orang peserta dari masing-masing kecamatan dan kelurahan. Kepala Bagian Pemerintahan Anis Mindarti menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kinerja aparatur kecamatan dan kelurahan. “Pembinaan ini untuk meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia aparatur kecamatan dan kelurahan sebagai aparatur pelayanan, serta untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan mendorong tumbuhnya pelayanan yang inovatif,” paparnya. Hal senada disampaikan Wali Kota Mojokerto, Mas’ud Yunus, yang mengatakan bahwa kegiatan ini sebagai upaya Pemerintah Mojokerto untuk  mengefektifkan pelaksanaan kegiatan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan masyarakat di tingkat kecamatan dan kelurahan. “Kita telah mencanangkan sebuah visi Mojokerto service city dan tentunya yang ada di garda depan untuk memberikan pelayanan adalah di tingkat kecamatan dan kelurahan. Disanalah masyarakat akan meminta haknya untuk dilayani sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Mas’ud. Mas’ud kembali menegaskan bahwa untuk mewujudkan sebagai kota pelayanan intinya ada pada kualitas Sumber Daya Manusia. “Kualitas Sumber Daya Manusia yang ada di kelurahan dan di kecamatan ini yang punya  peran besar di dalam memberik

Peringati Hardiknas, Wali Kota Tegaskan Pentingnya Pendidikan Karakter

Memperingati Hari Pendidikan Nasional tahun 2018, Pemerintah Kota Mojokerto menyelenggarakan upacara di halaman kantor Wali Kota Mojokerto, Rabu (2/5/18). Upacara dihadiri Plt. Sekda, jajaran Forkopimda, segenap pengurus PKK, Dharma Wanita, Persit Kartika Chandra Kirana, Bhayangkari, dan diikuti segenap karyawan/karyawati Pemerintah Kota Mojokerto, serta para pelajar SMP/SMA di Kota Mojokerto. Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2018 mengusung tema Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan. Dalam kesempatan ini Wali kota Mojokerto Mas’ud Yunus membacakan sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, yang menyampaikan bahwa Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla telah mencanangkan prioritas pembangunan pada penguatan SDM. “Di sinilah peran dan tanggung jawab pendidikan dan kebudayaan akan semakin besar,” katanya. Lebih lanjut dijelaskannya, dalam penguatan SDM tersebut terbentang tantangan internal dan eksternal sekaligus. “Tantangan internal tampak pada gejala tergerusnya ketajaman akal budi dan kekukuhan mentalitas kita. Misalnya, belakangan ini kita melihat melemahnya mentalitas anak-anak akibat terpapar dan terdampak oleh maraknya simpul informasi dari media sosial.  Sedangkan tantangan eksternal muncul dari perubahan dunia yang sangat cepat dan kompetitif. Hadirnya revolusi industri 4.0 yang bertumpu pada cyber-physical system telah mengubah peri kehidupan kita.  Artificial intelligence, internet of things, 3D printing, robot, dan mesin-mesin cerdas secara besar-besaran menggantikan tenaga kerja manusia,” jelasnya. Kecepatan dan ketepatan, kata Mas’ud, menjadi kunci dalam menghadapi gelombang perubahan tersebut, juga kemampuan kita dalam beradaptasi dan bertindak gesit.

PELATIHAN OLAHAN TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) OLEH DINAS KETAHANAN PANGAN DAN PERTANIAN BEKERJASAMA DENGAN TIM PENGGERAK PKK KOTA MOJOKERTO

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Mojokerto bersama Tim Penggerak PKK Kota Mojokerto pada hari Senin, tanggal 30 April 2018 mengadakan Pelatihan Olahan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) yang dibuka oleh Ketua TIM Penggerak PKK Kota Mojokerto Ibu Hj. Siti Amsah Mas’ud Yunus bertempat di ruang pertemuan PKK Kota Mojokerto. Dihadiri peserta sebanyak 100 orang yang terdiri dari 90 orang dari 18 kelurahan (@ 5 orang), 6 orang dari Tim Penggerak PKK Kecamatan (@ 2 orang) dan 4 orang dari tim penggerak Kota Mojokerto dengan Nara sumber oleh  Ibu Andriyanti, S.Pd. dari SMKN 2 Kota Mojokerto. Adapun maksud dan tujuan pelatihan adalah memberikan ketrampilan kepada ibu – ibu Tim Penggerak PKK tentang bagaimana cara mengolah makanan dan minuman sebagai obat keluarga, sehingga mampu memproduksi komsumsi pangan yang dapat menunjang pertumbuhan dan perkembangan tubuh yang sehat, aktif, cerdas dan produktif. Harapan ke depan, agar ibu – ibu dapat mengaplikasikan di keluarga masing – masing, disharingkan kepada lingkungan tempat tinggal dan menjadikan sumber penghasilan tambahan bagi keluarga..